Penulis Topik: Mengingatkan vs menghukum  (Dibaca 1372 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Èxsharaèn

  • Pölisia mar Ranch-i-ru
  • Administrator
  • Lv 9 Petualang senior
  • ************
  • Tulisan: 5.650
  • Karma: 8
  • Jenis kelamin: Pria
  • Veni, veni, venias; ne me mori facias...
  • Bergabung sejak: 14/10/2006
    YearsYearsYearsYearsYearsYearsYearsYearsYearsYearsYearsYearsYears
    • RPG Fantasy Web Indonesia
Mengingatkan vs menghukum
« pada: 04 Mei 2007, 12:30:36 »
Aku nggak tahu kenapa forum luar ini (sebut saja X) aturannya ketat sekali. Tidak peduli member lama atau baru, mereka langsung memberikan "infraction" (bahkan istilah itu ternyata ada di hukum resmi AS!). Pendekatan yang agak keliru menurutku.

Apa iya sih menghukum lebih efektif (misalnya menimbulkan rasa kapok, malu, dsb.) daripata mengingatkan dulu?

Aku tahu sih, mereka melakukan itu karena forum yang dibangun besar sekali (lebih dari 10 ribu member dengan 200+ post tiap hari). Tapi rasanya tidak ramah sekali untuk member pemula, yang, entah disengaja atau tidak (biasanya tidak tahu), tidak membaca aturan lebih dulu. Aku saja pernah kena dua kali: satu gara-gara aku tidak tahu aturannya berubah, terakhir karena aku menanyakan sesuatu yang dianggap illegal. Lha mana aku tahu kalau itu illegal, makanya aku tanya. Tapi topiknya langsung ditutup, dan aku dapat infraction (yang nggak tahu apa pengaruhnya dengan hak akses) gara-gara itu.

Menurutku sih, kalau cara moderasinya seperti itu, member baru akan merasa tidak nyaman. Sedikit-sedikit diberi infraction. Alasannya pun kadang tidak jelas. Misalnya spamming, double posting, atau necroposting. Apa iya member baru forum tahu istilah-istilah itu? Kalaupun tahu, masuk akal nggak sih ketiganya dikategorikan sama? Alih-alih memberi tahu, itu malah mengaburkan kesalahan mereka. Bingung deh, kesalahanku apa? Tanya balik ke moderator pun, risiko kena infraction lagi bisa lebih besar kalau argumenmu tidak kuat.

Itu sebabnya aku tidak menerapkan sistem yang sama di sini (adakah yang pernah kena ban langsung?). Pada beberapa hal (seperti foruming), pendekatan represif tidak cocok (terbukti, forum YGOCI runtuh karena pendekatan ini). Populer tidaknya forum tidak hanya ditentukan lewat banyak member dan banyak post saja, tapi bagaimana secara umum member puas berada di forum tersebut: nyaman atau tidak. Selama ini orang menganggap forum itu sebuah ajang formal; itu yang ingin aku ubah. Formalitas hanya buatan manusia semata; kenapa harus formal kalau sebenarnya kau bisa tidak formal? Toh posisi semua orang ya sama saja. Aku sebagai admin juga member biasa, bahkan sah-sah saja diingatkan kalau aku berbuat salah (walaupun hukuman tidak mempan untuk admin :P jangan salah, tapi ini berlaku di forum manapun).

So, biasanya, sebelum menganggap seseorang perlu di-ban (sistem forum ini ternyata nggak ada warning, langsung ban), aku akan mengingatkan dulu, maksimal tiga kali, di topik yang dianggap bermasalah (alih-alih langsung dikunci seperti di kebanyakan forum). Kalau lewat batas itu, berarti keterlaluan kan? Aku rasa orang lebih nyaman diberi tahu kesalahannya secara langsung dengan cara halus, daripada tiba-tiba kehilangan hak akses karena alasan yang terkadang kabur.

Ada yang punya pengalaman serupa? Entah itu sebagai moderator, admin, atau member biasa.
Jangan lupa ikutan serunya petualangan Our Journey!
~ A, èxshna il utnön qu our journey shallaran a èndh... ~

Profiles
WAYN http://Exsharaen.wayn.com
About.me http://about.me/hoshiro.exsharaen

Tags:
 

Dengan Jawab-Cepat Anda dapat menggunakan kode buletin board dan smiley seperti tulisan normal, tapi jauh lebih menyenangkan.

Peringatan: topik ini belum dituliskan setidaknya 120 hari.
Kecuali Anda yakin ingin menjawabnya, harap pertimbangkan untuk memulai sebuah topik baru.

Nama: Email:
Anti-spam: complete the task