Explore, Encounter, Battle, Win! > Legend of the Worlds

Chaos Legion (PS2, PC)

(1/4) > >>

Èxsharaèn:
Dijamin nggak cocok untuk stash karena genrenya action :D

Aku sudah pernah tulis game ini di forum sebelumnya, tapi siapa tahu ada yang belum pernah baca... Kisahnya cukup simpel karena game ini penekanannya di action. Alkisah, dua sahabat Sieg Warhreit dan Victor Delacroix bermusuhan karena terbunuhnya Siela secara tragis di tangan salah satu dari mereka. Sepanjang permainan, Delacroix selalu yakin bahwa Sieg-lah yang membunuhnya. Namun bukan itu masalah utamanya; Delacroix menemukan sebuah buku, Apocrypha of Yzarc, yang menguak kenyataan bahwa Order selama ini bermain-main dengan jiwa. Ini termasuk Sieg, yang memiliki gelar Knight of the Dark Glyphs, yaitu mereka yang mampu mengendalikan legion (itu sebabnya game ini berjudul Chaos Legion). Untuk mengakhiri semua itu, termasuk bertemu kembali dengan Siela, Delacroix pun melakukan cara yang terbilang berbahaya, yaitu menyatukan dunia nyata dengan dunia roh. Tentu saja, tugas kita untuk menghentikannya.

Game ini hanya terdiri dari 14 stage, termasuk 1 stage prolog tutorial. Untuk pemain PC, sangat disarankan menggunakan gamepad serupa PS (lebih baik lagi ada kontrol analog) karena dijamin banyak tombol yang harus ditekan berulang-ulang selama permainan. Tempo permainan pun cukup lama: satu stage berkisar antara 10 hingga 45 menit, tidak termasuk game over. Sepanjang waktu kita akan berperan sebagai Sieg, kecuali 1 stage (stage 9) dimana kita mengendalikan tokoh tambahan, Arcia (jika menuntaskan game ini pada level Normal, Arcia dapat dimainkan sebagai tokoh utama). Sieg akan dibantu dengan maksimal 2 legion (sangat tidak mungkin menuntaskan game ini tanpa bantuan legion). Ada 6 legion yang bisa dipilih, tidak termasuk 1 legion ultimate yang hanya bisa dipakai dengan mengumpulkan 9 pecahan crest (semacam patung yang digunakan untuk memanggil legion tertentu). Tiap legion tentu saja memiliki kekuatan sendiri-sendiri, yang mewakili pedang (Guild), kekuatan (Hatred), panah (Malice), pertahanan (Arrogance), cakar (Flawed), dan bom (Blastphemy).

Tiap akhir stage, sebelum memulai stage berikutnya, ada layar Intermission dimana kita bisa memilih legion yang akan dibawa ke stage berikutnya, melakukan level-up legion (yup, yang level-up bukan Sieg, tapi legion-nya), menggunakan item, menyimpan, dan banyak lagi. Di akhir tiap stage, performa kita akan dinilai berdasarkan waktu penyelesaian stage, waktu penyelesaian boss, jumlah musuh yang berhasil dibunuh, mark monster (nggak tahu apa ini), dan Life dan Soul yang tersisa di akhir stage (penyembuhan setelah mengalahkan boss tidak dihitung). Tiap aspek akan dinilai dari skala AA+ hingga C dan ditotal untuk menentukan nilai akhir. Nilai akhir ini akan menggandakan EXP yang didapat, misalnya A menggandakan 1,3x. Untuk mendapat EXP, kita tidak harus menyelesaikan sebuah stage, tapi ada penalti kalau kita keluar sebelum waktunya (kecuali level Easy).

Sayang sekali game ini susah sekali diambil screenshot-nya, padahal penggambarannya bagus. Yang tidak terbiasa dengan suasana gothic mungkin tidak akan menyukai lingkungan permainan Chaos Legion. Belum lagi musuh yang menyerang berkelompok dan kadang tidak ada habisnya (mungkin lebih parah dari Diablo). Plus, bukan game buatan Capcom namanya kalau boss pada stage terakhir cuma satu: ada tiga boss yang harus dikalahkan untuk menyelesaikan permainan. Yah, paling tidak, untuk PC, movie-nya bisa dinikmati tanpa harus mengakses permainan karena formatnya DAT biasa :D

Aku masih menyelesaikan level Normal yang nggak normal alias susah >.< gimana level Hard-nya ya... tapi penasaran juga ingin melihat Arcia beraksi di stage lainnya :P

Ada yang tahu cara ambil screenshot untuk Chaos Legion? Semua tombol keyboard yang nggak terpakai dimatikan soalnya...

Stash:
Wah, beberapa tombol keyboard dimatikan??? Kok Capcom terkesan paranoid ya? :)

Èxsharaèn:
Mauku sih kucoba dengan Quickshot-nya Imageshack, tapi nggak sempat mulu untuk berpindah dari gamepad ke keyboard, keburu mati duluan :(

Setelah susah payah, akhirnya sisa 2 stage di level Normal. Mauku sih nerusin ke stage 13 setelah berhasil mengumpulkan pecahan Thanatos yang terakhir, tapi itu adanya di stage 11 yang panjangnya minta ampun... 45 menit action non stop, duh...

Oh ya, kalau pengaturan suaranya dibiarkan, siap-siap kuping, karena bakal ada 32 suara yang maksimal dimainkan pada waktu bersamaan, jadi ramenya minta ampun. Volume SFX sampai kukecilin dari skala 6 ke skala 2 gara-gara ributnya itu, nggak tahan... :P

Èxsharaèn:
Yah, lupa nyoba ambil screenshot :P

Aneh, justru di Side B ini aku lebih bisa menguasai Stage 11, nggak sampai game over, dan skornya A+. Lengkaplah sudah Thanatos-ku \(^_^)/ tinggal membesarkan dia aja, baru siap ke Final Stage...

Èxsharaèn:
Wow... butuh waktu setahun untuk selesaikan 3 stage sisa ;D akhirnya tamat juga level Normal, dan akhirnya Arcia ke-unlock ^^ coba main di level Easy, ternyata jauh lebih mudah ketimbang memainkan Sieg. Pakai Arcia, rank terendahku AA :D

Navigasi

[0] Indeks Pesan

[#] Halaman berikutnya

Jawab

Ke versi lengkap