Tulis jawaban

Peringatan: topik ini belum dituliskan setidaknya 120 hari.
Kecuali Anda yakin ingin menjawabnya, harap pertimbangkan untuk memulai sebuah topik baru.
Nama:
Email:
Subyek:
Tags:

Seperate each tag by a comma
Ikon pesan:

Anti-spam: complete the task

jalan pintas: tekan alt+s untuk mengirim/menulis atau alt+p untuk meninjau


Ringkasan Topik

Ditulis oleh: Stash
« pada: 22 Juni 2013, 12:39:12 »

Lha, karena Microsoft ngubah sistemnya, makanya Steam batalin updatenya :D

Masalahnya kan sekarang konsol diarahkan untuk menjadi one stop entertainment. Salah satunya ya gantiin PC untuk hal gaming dan watchong videonya. Makanya orang berharap sistem Xbox One mirip Steam.
Ditulis oleh: Èxsharaèn
« pada: 21 Juni 2013, 12:24:01 »

Sebetulnya aku ga melihat langkah Microsoft tentang DRM itu salah lho, gamer di PC sudah terbiasa kok dengan sistem Steam (mana ada used game di Steam). Memang sih ada juga sistem used-game di PC (aku lupa nama penyedia jasanya), tapi biasanya juga terbatas. Pernyataan Xbox beberapa hari lalu bahwa gamer akan kehilangan akses ke semua game-nya kalau akun Xbox Live-nya sampai keblok itu sudah dari beberapa tahun lalu dirasakan oleh gamer Steam :D entah ya, dunia game konsol rasanya dari dulu terpisah jauh dari dunia game PC...

Dan kalau dipikir-pikir, $100 itu boleh lah untuk nambah Kinect (kalau eceran, harganya dulu malah $149). Asal jaringan di Indonesia sudah buka dan siap, bisa jadi one-stop entertainment betulan tuh. Tadi aku baca artikel di Windows Secrets, Pizza Hut sudah punya app untuk Xbox 360 untuk order pizza. Enak tuh, habis nge-dance dan lapar, makan :D

Steam ada update apa ya? Ga ada kabar tuh di situsnya...
Ditulis oleh: Stash
« pada: 20 Juni 2013, 10:22:34 »

Habis buka beberapa web dan membaca bagian komentar, cukup banyak juga yang menyayangkan langkah Microsoft.

Sebelumnya kan rencananya Microsoft akan lebih banyak menambahkan fitur untuk digital games, seperti family sharing. Dan karena hal itu, dengar2 Steam akan meluncurkan update untuk mengaktifkan fitur serupa. Tapi karena Microsoft sudah membatalkan DRM (otomatis fitur sharing ini juga mati), kemungkinan Steam akan membatalkan updatenya juga :D

Mereka menyebut orang-orang seperti kita dengan nama "whiny gamers" :D
Ditulis oleh: Èxsharaèn
« pada: 20 Juni 2013, 09:55:32 »

Ah paling-paling tinggal nunggu surat :D kapan hari yang ngasih keterangan di twitter dengar-dengar sudah dapat surat :D
Ditulis oleh: Stash
« pada: 20 Juni 2013, 09:22:31 »

Dalam waktu kurang dari 1 minggu, dari ucapan yang bilang "silahkan beli xbox 360", menjadi "silahkan beli xbox one". Mau ditaruh dimana ya muka petinggi Microsoft yang ngeluarin statement pertama itu? :D
Ditulis oleh: Èxsharaèn
« pada: 20 Juni 2013, 10:31:05 »

Kalau nggak begitu, kalah saingan dong :D produsen sekarang harusnya sudah mempertimbangkan consumer power, Valve sukses besar gara-gara menggunakan kekuatan konsumen untuk menggiring produk-produknya, lihat aja Steam sekarang isinya banyak game indie. Sudah waktunya memang :D

Tinggal cari kepastian aja apa Xbox One bisa dipakai di Indonesia :D
Ditulis oleh: Stash
« pada: 20 Juni 2013, 08:49:36 »

Langkah mengejutkan dari Microsoft. Mereka menjilat ludah sendiri

Kutip
So, today I am announcing the following changes to Xbox One and how you can play, share, lend, and resell your games exactly as you do today on Xbox 360. Here is what that means:

    An internet connection will not be required to play offline Xbox One games – After a one-time system set-up with a new Xbox One, you can play any disc based game without ever connecting online again. There is no 24 hour connection requirement and you can take your Xbox One anywhere you want and play your games, just like on Xbox 360.

    Trade-in, lend, resell, gift, and rent disc based games just like you do today – There will be no limitations to using and sharing games, it will work just as it does today on Xbox 360.

In addition to buying a disc from a retailer, you can also download games from Xbox Live on day of release. If you choose to download your games, you will be able to play them offline just like you do today. Xbox One games will be playable on any Xbox One console -- there will be no regional restrictions.
Ditulis oleh: Stash
« pada: 13 Juni 2013, 06:02:01 »

Menurut kabar, produksi Xbox 360 belum akan dihentikan. Jadi masih akan tetap berjalan bersamaan dengan Xbox One. Yang jadi masalah, dengan sistem yang kelihatannya beda jauh, apa developer mau membuat sebuah game untuk dua buah varian Xbox ini?

Dan kalau melihat daftar negara asia yang dimasuki Xbox One, memang negara-negara yang sudah maju, dimana internetnya sudah cukup untuk persyaratan Always On. Kalo Jepang, Sony dan Nintendo ya yang masih berkuasa.
Ditulis oleh: Èxsharaèn
« pada: 13 Juni 2013, 03:02:46 »

Kabar terbaru, yang masih melirik Xbox One harus siap-siap gigit jari, karena Xbox One tidak akan tersedia di Asia sampai akhir 2014 :D bahkan, menurut Wall Street Journal, hanya negara ini saja yang akan menerima Xbox One: Taiwan, Hong Kong, Singapura, India, Korea Selatan. Jepang belum diputuskan karena penjualan Xbox 360 di sana sangat jelek.

Bye-bye Xbox One ;D

Waktu sedemikian lama harusnya bisa digunakan Microsoft untuk mempelajari, keputusan always-on-nya itu berdampak signifikan atau tidak untuk pemain daerah Asia, karena Internet masih jadi barang mahal di Asia. Belum lagi budaya hiburannya yang bisa jadi berbeda dengan Amerika.

Yang lebih konyol lagi, mengomentari keputusan always-on, Microsoft sendiri bilang begini:

Kutip
Untungnya kami punya produk untuk mereka yang tidak dapat terkoneksi dalam bentuk apapun; namanya Xbox 360.

Welcome PS4 ;D
Ditulis oleh: Stash
« pada: 01 Juni 2013, 12:35:20 »

Yaaa... silahkan diperdebatkan :D Argumen mereka sih, kamu bisa kostumisasi casing xbox 360, sedang xbox one tidak bisa. Bentuknya yang kotak juga membuat xbox one tidak secantik xbox 360 yang meliuk-liuk :D
Ditulis oleh: Èxsharaèn
« pada: 31 Mei 2013, 10:16:02 »

Eee... aku kok malah bilang Xbox One itu desainnya lebih elegan ya daripada 360?
Ditulis oleh: Stash
« pada: 31 Mei 2013, 10:12:50 »

Mengenai pemindah-tanganan game kita ke orang lain, masih belum jelas prosedurnya. Tapi menurut artikel ini, hal itu bisa dilakukan, walaupun prosesnya agak ribet dan ambigu.
Ditulis oleh: Stash
« pada: 31 Mei 2013, 10:02:32 »

Komentar lain tentang Xbox One adalah bentuknya yang (dianggap) jelek oleh beberapa reviewer. Silahkan baca pembelaan diri dari Microsoft. Intinya, designnya sengaja dibuat sesimpel mungkin, karena mereka ingin konsolnya tidak menarik perhatian orang, yang notabene bertolak belakang dengan konsep Xbox 360 yang tampilannya menggoda mata
Ditulis oleh: Èxsharaèn
« pada: 25 Mei 2013, 01:12:19 »

Eye itu sudah ada sejak PS3, sebelum Kinect malah. Kabarnya? Hilang ditelan bumi :D cuma Little Big Planet aja game yang (terdengar) populer yang memanfaatkan PS Eye, sisanya... lagipula, Kinect ada dukungan ke PC, resmi malah. Eye? Siap-siap hacking :D
Ditulis oleh: Stash
« pada: 25 Mei 2013, 08:52:13 »

Masa gak dengan tentang Eye?
anything