Tulis jawaban

Peringatan: topik ini belum dituliskan setidaknya 120 hari.
Kecuali Anda yakin ingin menjawabnya, harap pertimbangkan untuk memulai sebuah topik baru.
Nama:
Email:
Subyek:
Tags:

Seperate each tag by a comma
Ikon pesan:

Anti-spam: complete the task

jalan pintas: tekan alt+s untuk mengirim/menulis atau alt+p untuk meninjau


Ringkasan Topik

Ditulis oleh: Stash
« pada: 22 Maret 2008, 10:30:16 »

Thermostatnya gak jalan ya? :)
Ditulis oleh: Èxsharaèn
« pada: 22 Maret 2008, 11:40:28 »

Weleh, kalau begitu beli saja rice cooker, magic jar kan memang supaya nasinya tetap hangat ;D

Anehnya buat papaku itu nggak berlaku, jadi AC diotomatiskan mati sendiri kalau suhunya sudah terlalu dingin dan nyala lagi kalau suhunya terlalu panas dari thermostat AC. Aku bolak-balik dengar akhirnya pukul 3 pagi AC itu dimatikan juga :P
Ditulis oleh: Stash
« pada: 21 Maret 2008, 08:40:21 »

Kalau aku sih, setiap kali nasi selesai dimasak, aku biasakan listriknya langsung dicabut. Kan banyak tuh yang magic jarnya tetap dinyalain supaya nasinya tetap hangat.

Cara lain ya, aku biasain AC waktu malam cuma nyala 1 jam saja. Toh waktu kita sdh lelap, gak kerasa panas atau dingin kan? :)
Ditulis oleh: Èxsharaèn
« pada: 20 Maret 2008, 01:35:51 »

Ini sepertinya sudah nggak bisa dihindari karena bahkan suara YLKI pun diabaikan, jadi...

Live the truth.

Ayo berbagi usul bagaimana cara menghemat penggunaan listrik untuk menghindari disinsentif PLN yang terlalu besar. Usul sekecil apapun kadang berguna, jadi jangan takut berbagi.

Di Jawa Pos hari ini ada seseorang yang membuat form (tapi dia sebut "program" untuk menarik minat orang, padahal berkasnya XLS :D) untuk membantu mencatat dan mengontrol penggunaan listrik. Berkasnya bisa diunduh di http://www.geocities.com/indodata, sayangnya situs tersebut hari ini sedang overtraffic, jadi baru bisa dibuka besok...