Penulis Topik: WCG 2010 L.A Indonesia Masuk 16 Besar  (Dibaca 1115 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Zenman

  • Lv 2 Pemula
  • **
  • Tulisan: 48
  • Karma: -1
  • http://www.megindo.net
  • Bergabung sejak: 02/09/2009
    YearsYearsYearsYearsYearsYearsYearsYearsYearsYearsYears
    • megindo
WCG 2010 L.A Indonesia Masuk 16 Besar
« pada: 07 Oktober 2010, 02:17:37 »
WCG 2010 L.A Indonesia Masuk 16 Besar


32.000 penonton dan puluhan juta pengguna Internet menyaksikan festival e-sports terbesar di dunia, World Cyber Games 2010 Grand Final di Los Angeles. Korea Selatan keluar sebagai juara dunia WCG 2010 Grand Finals dengan 3 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu. Bagaimana dengan tim Indonesia?




The Fight
Tim Indonesia berhasil mendapatkan visa, dan majalah GameStation (MEGINDO) menerbangkan 7 orang ke Los Angeles untuk bertarung di ajang Grand Final World Cyber Games 2010. Mereka adalah Robin Prima Mardira (FIFA 10), Frans Silalahi (Team Leader Indonesia) dan tim EXECUTIONERS (COUNTER STRIKE 1.6) yang terdiri dari Edwin, Andrew, Ferdi, Grayson & Paulus. Seharusnya Indonesia juga mengirimkan satu gamer lagi untuk TEKKEN 6 (Darmawan), tapi sayang ia tidak mendapat visa.



Robin Saat Turnamen


Robin yang mengaku excited bisa datang ke Los Angeles adalah perwakilan Indonesia yang pertama berlaga di babak penyisihan grup. Bersama-sama dengan Chile, Pakistan, Spanyol, Jerman dan Mexico, Robin berada di Grup C dan mulai bertanding pada hari Kamis, 30 September 2010 pukul 12.30 s/d 15.00 siang waktu L.A. Di pertandingan pertama, Robin sempat unggul melawan Pakistan, tapi pada akhirnya ditutup dengan kemenangan Pakistan [3-4]. Begitu pula ketika bertarung melawan Chile dan Spanyol. Meski sempat dikalahkan dengan skor cukup jauh oleh Jerman, Robin berhasil menahan Meksiko dengan hasil seri.

“Jerman paling berat,” ujarnya. “Tapi saya senang bisa bertanding dengan pemain dari negara-negara lain. Saya belajar banyak.” Robin mengaku bahwa ia telah mengambil banyak hikmah dari pengalamannya ini dan akan terus berlatih, “Pelajarannya, ya musti latihan terus buat jadi juara dunia, hehehe…”



Ferdi & Paulus dari EXECUTIONERS saat turnamen


Lawan pertama EXECUTIONERS di map de_train adalah tim Na’Vi dari Ukraina. Sebelumnya Ukraina tidak pernah diperhitungkan sebagai negara dengan tim unggulan. Namun tampaknya kenyataan berkata lain. Menurut salah satu anggota tim EXECUTIONERS, Edwin [Nextwins], Ukraina telah memenangkan hampir semua turnamen di tahun 2010, dan salah satu senjata andalan mereka adalah seorang sniper dengan nick [markeloff], “Ukraina itu emang lagi owning tahun ini,” jelas Edwin, “Sebenernya kita ngerasa lawan mereka kita bisa, tapi sayang kita nggak full team. Jadi gregetan aja.”

Meski kalah 4-26 dari Na’Vi, EXECUTIONERS berhasil maju ke babak 16 besar. Di babak ini, EXECUTIONERS harus berhadapan dengan Evil Geniuses dari Amerika. Bertarung di map de_train dan de_inferno, EXECUTIONERS tampaknya kehilangan banyak good spawn, “Dari 15 round, kita Cuma dapet 1x good spawn,” jelas Edwin, “Salahnya kita, udah dapet bad spawn, tapi tetep maksa push. But anyway, harus saya akui mereka memiliki permainan yang lebih bagus. Belum lagi EG juga punya satu player populer yang terkenal akan bidikannya yang sangat akurat, superb! Nicknya dia [nothing].” Di pertandingan ini, EG memenangkan kedua ronde dengan skor 3-16/3-16. 



Meski kalah, Edwin mengaku lega, “Bisa coba lawan Na’Vi sih priceless,” ceritanya mengenai Na’Vi yang pada akhirnya keluar sebagai juara pertama Counter-Strike WCG 2010 Grand Final tahun ini, “Tapi emang nggak banyak yang kita dapat. Kalau kita full team, it would be nice, jadi bisa bener-bener ngetes. Tahun depan kita pasti bakal lebih siap. Tunggu anak-anak balik dari U.S., langsung meeting buat persiapan tahun depan. Gua sendiri akan lebih sering nonton demo dan latihan lebih intens.”




The Fun
Grand Final World Cyber Games tidak selalu berarti pertarungan dan ketegangan saja, setiap tahun para pemain e-sports dari seluruh dunia memiliki kesempatan untuk menjelajahi host city dan menikmati semua hiburan yang ditawarkan oleh kota penyelenggara. Tahun ini, Los Angeles adalah tujuan yang sangat menggoda. Tak terkecuali bagi para pemain dari Indonesia. Disela-sela latihan dan pertandingan, mereka menyempatkan diri untuk berkeliling Los Angeles, California.


 

The Winners
WCG 2010 Grand Final disaksikan oleh 32.000 penonton di Los Angeles Convention Center dan puluhan juta lainnya menyaksikan pertandingan via Internet di live.wcg.com, dan www.ign.com. WCG 2010 Grand Finals juga ditayangkan di delapan negara, termasuk China, Jerman dan Rusia. 400 wartawan menghadiri event ini dan menjadi saksi pertarungan 450 gamers dari 58 negara berebut $250.000 dalam bentuk uang cash dan produk elektronik.

Setelah melalui perjuangan keras, Korea Selatan berhasil keluar sebagai juara umum dengan 3 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu. Negara Brazil, United Kingdom dan Jerman duduk di juara kedua dengan perolehan 1 emas dan 1 perak. Sementara itu, tim Australia, Swedia dan Amerika menjadi juara tiga dengan perolehan masing-masing 1 medali emas.

Pesta penutupan WCG 2010 Grand Final di panggung utama LA Convention Center pada hari Minggu, 3 Oktober 2010 lalu dipandu oleh entertainer terkenal Cory Almeida.

 



Cory Almeida di Panggung Grand Final WCG 2010


Berkat Samsung, partner worldwide untuk World Cyber Games, Grand Final 2010 juga menjadi final paling ‘green’. Samsung membeli carbon offset dari Carbonfound.org untuk mengoffset semuanya termasuk listrik yang digunakan selama turnamen, hingga emisi maskapai penerbangan yang digunakan oleh para pemain dari seluruh dunia. Pada upacara penutupan WCG, Samsung pun dianugerahi Corporate Climate Leadership Award oleh Carbonfund.org sebagai penghargaan atas progam lingkungan mereka.

Malam itu, Los Angeles County Education Foundation juga menerima sejumlah monitor Samsung SyncMaster seharga lebih dari $120.000, sebuah sumbangan dari World Cyber Games untuk memperkaya program-program sekolah di California dan untuk merangsang penggunaan serta pengembangan teknologi di dunia pendidikan. WCG 2010 Grand Final juga menayangkan live taping dari WCG Ultimate Gamer season 2 finale. 




Best Communications Award yang diterima oleh MEGINDO

 

MEGINDO sebagai penyelenggara WCG Indonesia Pleriminary dan National Finals juga mendapatkan award dari World Cyber Games. Penghargaan bertajuk Best Communications yang diterima oleh MEGINDO adalah bentuk apresiasi WCG terhadap komitmen dan excellence MEGINDO dalam mendukung suksesnya World Cyber Games 2010.

All in all, tahun ini perayaan hari jadi 10 tahun World Cyber Games di Los Angeles pada gelaran WCG 2010 Grand Finals berlangsung sangat meriah.

 


Para pemenang WCG 2010 Grand Final

Berikut ini adalah daftar para pemenang WCG 2010 Grand Finals:

Juara Negara
1st: South Korea (3 Gold, 2 Silver, 3 Bronze)
2nd (Tie): Brazil, U.K., Germany (1 Gold, 1 Silver, 0 Bronze)
3rd (Tie): Australia, Ukraine, Sweden, USA (1 Gold, 0 Silver, 0 Bronze)

Juara Game Resmi WCG
Carom 3D
Gold: Fernando Rogoski (Pantaneiro) Brazil
Silver: Fabio Fonseca (TheLogaN) Brazil
Bronze: Hee-Chui Kim (MARCJACOBS) South Korea

CounterStrike
Gold: Team NaVi, Ukraine
Silver: Denmark2, Denmark
Bronze: Frag-executors, Poland

Forza Motorsports
Gold: David Kelly (d.Daveyskills) United Kingdom
Silver: Niklas Krellenberg (Johnson) Germany
Bronze: Wouter van Someren (Handewasser) Netherlands
 
FIFA 10
Gold: Kevin Santer (diamonde) Germany
Silver: Zheng Yang (Zola) China
Bronze: Michael Polivka (bl4ck_p01nt) Slovakia

Guitar Hero 5
Gold: Alec Castillo (Acai28) USA
Silver: George Boothby (ti.Monkey) United Kingdom
Bronze: Boy Kremers (Kaos.Boyke) Netherlands

StarCraft: Brood War
Gold: Young-Ho Lee (South Korea) Flash
Silver: Goo-Hyun Kim (South Korea) Goojila
Bronze: Jae-Dong Lee (South Korea) Jaedong

Track Mania Nations Forever
Gold: Kalle Mortlund (FrostBeule) Sweden
Silver: Peter Strele (PeZi) Austria
Bronze: Dorian Vallet (Carl) France
 
Tekken 6
Gold: Jae-Min Boo (Knee) South Korea
Silver: Abe Akihiro (AO(ALI)) Japan
Bronze: Kitahara Shutaro (honnda) Japan
 
Warcraft III: The Frozen Throne
Gold: Sung-Sik Kim (ReMinD) South Korea
Silver: Manuel Schenkhuizen (Grubby) Netherlands
Bronze: June Park (Lyn) South Korea
 
Juara Game Mobile (Non Medali)
Asphalt 5
Gold: Charlie Elliot (Tenshii) Australia
Silver: Won-Joo Lee (KimBuJa) South Korea
Bronze: Phillip Mussuri (Mussuri) Russia
 
Juara Game Promo (Non Medali)
League of Legends
Gold: Counter Logic, USA
Silver: IWEARCAPEIRL, Germany
Bronze: AnotherStory, Singapore
 
Lost Saga
Gold: Sanarae, South Korea
Silver: TheFootClan, USA
Bronze: GoodLuck, USA
 
Quake Wars Online
Gold: AmeriMiX, USA
Silver: -ET-, South Korea
Bronze: F0000T, Australia

Tags:
 

Dengan Jawab-Cepat Anda dapat menggunakan kode buletin board dan smiley seperti tulisan normal, tapi jauh lebih menyenangkan.

Peringatan: topik ini belum dituliskan setidaknya 120 hari.
Kecuali Anda yakin ingin menjawabnya, harap pertimbangkan untuk memulai sebuah topik baru.

Nama: Email:
Anti-spam: complete the task